Assalamu'alaikum Warahmatullah Hiwabarakatuh
Selamat datang dan
selamat bergabung yang baru saja singgah, terima kasih yang selalu setia datang kembali untuk membaca. Seperti
biasa laporan kali ini masih seputar tentang giat laporan bacaan terkait tugas
mata kuliah Magang 1, yang diampu oleh Ibu dosen Farninda Aditya, M.Pd. selaku
dosen di Institut IAIN Pontianak, Kalimantan Barat.
Materi yang akan di ulas
kali ini yaitu mengenai “Silabus”. Dalam laporan bolg kali ini tentunya
akan kita rangkum apa itu silabus? Apa fungsi dan prinsip dalam silabus? Ayo kita simak penjelasan berikut yang pastinya bersumber berdasarkan
rujukan yang dapat dipertanggung jawabkan.
Silahkan membaca dengan seksama dan tak lupa membaca
Basmallah.
Happy Reading...
Pengertian Silabus
Silabus merupakan
seperangkat rencana serta pengaturan pelaksanaan pembelajaran dan penilaian
yang disusun secara sistematis yang memuat komponen-komponen yang saling
berkaitan untuk mencapai penguasaan kompetensi dasar.
Silabus menjadi peran
penting bagi guru. Dikarenakan menjadi sebuah perangkat pembelajaran yang
mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian,
penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar. Secara sistem disusun secara
terstuktur dan sistematis serta memuat komponen-komponen penting dalam
pengusaan materi dasar.
Menurut Trianto (2010:
96), silabus merupakan sebuah perangkat dari sekelompok materi pelajaran yang
mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran,
kegiatan pembelajaran, indikator, pencapaian kompetensi penilaian, alokasi
waktu, dan sumber belajaran. Kunandar (2011: 244) juga menyampaikan hal yang
sama, sebuah perangkat rencana dalam pelaksanaan pembelajaran dan penilaian yang
memuat komponen-komponen dalam kegiatan belajar-mengajar.
Silabus dapat juga
diartikan sebagai penjabaran kompetensi inti dan kompetensi dasar ke dalam
materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian
kompetensi untuk penilaian.
Fungsi Silabus
- Dapat digunakan sebagai suatu pedoman
dalam pengembangan pembelajaran, yang diantaranya ialah sebagai pembuatan
rencana atau planning pengelolaan pembelajaran baik itu konvensional
maupun per kelompok tertentu serta sebagai penyusun materi ajar.
- Dapat digunakan sebagai suatu sumber
pokok dalam upaya penyusunan rencana pembelajaran.
- Dapat digunakan sebagai alat yang
berfungsi untuk aktualisasi kurikulum secara operasional pada satuan
tingkat pendidikan tertentu sehingga dapat memudahkan guru dalam melakukan
tugas pembelajaran.
Dalam pembuatan silabus, Kunandar (2011: 264) berpendapat mengenai fungsi antara lain:
1. Alat
untuk mengetahui tercapai-tidaknya tujuan instruksional.
2. Umpan
balik bagi perbaikan proses belajar-mengajar.
3. Dasar
dalam menyusun laporan kemajuan belajar siswa kepada para orang tuanya.
Komponen Silabus
Ada beberapa komponen
yang harus ada di dalam silabus. Antara lain sebagai berikut:
1. Identitas Mata
Pelajaran
Identitas mata pelajaran
berupa nama pelajaran yang diampu oleh guru.
2. Identitas Sekolah
Identitas sekolah memuat
nama satuan pendidikan serta kelas yang akan diampu oleh guru.
3. Kompetensi Inti (KI)
Kompetensi inti merupakan
percapaian standar kompetensi dalam aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan
terkait mata pelajaran yang diperoleh peserta didik.
4. Kompetensi Dasar (KD)
Hampir sama dengan
kompetensi inti, hanya saja berdasarkan kemampuan spesifik dalam aspek sikap,
pengetahuan, dan keterampilan.
5. Indikator Pencapaian
Kompetensi
Indikator pencapaian
kompetensi merupakan perilaku peserta didik yang diukur atau diamati. Hasil
pengukuran akan menunjukkan pencapaian kompetensi dasar tertentu dalam
penilaian mata pelajaran.
6. Materi Pokok
Materi pokok merupakan
materi yang telah diatur oleh pendidikan Indonesia yang ditulis dalam
butir-butir sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi. Materi pokok
berisi fakta, konsep, prinsip, dan prosedur yang relevan dengan kondisi kelas.
7. Pembelajaran
Pembelajaran ada proses
kegiatan di dalam kelas. Pelaku dalam pembelajaran adalah guru dan peserta
didik. Proses pembelajaran diupayakan untuk penentuan pencapaian kompetensi
yang diharapkan.
8. Penilaian
Penilaian merupakan
kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk menentukan pencapaian hasil belajar
peserta didik.
9. Alokasi Waktu
Alokasi waktu diatur
seperti jumlah jam pelajaran untuk satu semester.
10. Sumber Belajar
Sumber belajar adalah
sekumpulan buku, media cetak, dan elektrok atau sumber belajar lainnya sebagai
penunjang guru di proses belajar mengajar.
Manfaat
- Bermanfaat sebagai suatu hal yang
vital yakni menjadi sumber pedoman atau acuan dalam rangka penyusunan RPP
atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.
- Bermanfaat bagi guru dalam hal
memetakan ragam variasi pembelajaran yang hendak dituangkan dalam RPP atau
Rencana Pelasanaan Pembelajaran tersebut.
- Bermanfaat bagi guru untuk
mempermudah pemetaan seluruh indikator pencapaian belajar yang mana
seharusnya dicapai oleh siswa.
- Bermanfaat bagi guru guna mempermudah
perancangan bentuk-bentuk penilaian dari setiap indikator yang hendak
dicapai.
Prinsip Penyusunan
1. Prinsip ilmiah
Prinsip ilmiah yang
dimaksud ialah keseluruhan materi maupun kegiatan yang dapat menjadi muatan
dalam silabus harus dipastikan benar dan dapat dipertanggungjawabkan
secara keilmuan.
2. Prinsip relevan
Prinsip relevan ialah
prinsip yang berfokus kepada cakupan, kedalaman, tingkat kesulitan serta urutan
penyajian dari silaby yang mana berkesesuian dengan suatu tingkat perkembangan
fisik, intelektual, sosial, pritual dan emosional dari peserta didik.
3. Prinsip sistematis
Yang dimaksud dengan
prinsip sistematis ialah suatu prinsip dari silaby yang mana komponen-komponen
penyusun silaby harus senantiasa saling berhubungan satu sama lainnya yakni
secara fungsional dalam upaya mencapai kompetensi.
4. Prinsip konsistensi
Prinsip konsistensi ialah
adanya hubungan yang bisa dikatakan konsisten antara kompetensi dasar,
indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar serta sistem
penialaian pembelajaran tersebut.
5. Prinsip
kecukupan
Yang dimaksud dengan
prinsip kecukupan ialah mencakup keseluruhan komponen silaby yakni indikator,
materi pokok, pengalaman pembelajaran, sumber belajar maupun sistem penilaian
yang mana kesemuanya dirasa cukup guna menunjang suatu pencapaian kompetensi
dasar.
6. Prinsip aktual dan
konseptual
Prinsip aktual dan
konseptual ialah suatu prinsip yang mencakup keseluruhan komponen silaby yaitu
indikator, materi pokok, sumber belajar, pengalaman pembelajaran maupun sistem
penilaian yang mana memperhatikan atau berkesesuaian dengan perkembangan ilmu,
teknologi maupun seni muakhir dalam kehidupan nyata maupun sesuai dengan
peristiwa yang terjadi.
7. Prinsip
fleksibel
Yang dapat dimaknai dari
prinsip fleksibel ialah suatu prinsip yang memuat keseluruhan komponen silaby
serta dapat mengakomodasi keragaman peserta didik, pendidik itu sendiri serta
segala dinamika perubahan yang terjadi di dalam sekolah maupun tuntutan dari
masyarakat sekitar.
8. Prinsip
menyeluruh
Prinsip menyeluruh adalah
suatu prinsip yang mana komponen-komponen silaby (termasuk silabus K13)
tersebut mencakup keseluruhan ranah kompetensi baik itu psikomotorik, afektif
maupun kognitif atau berkesesuaian dengan esensi atau inti dari mata pelajaran
masing-masing.
Langkah-langkah
Pengembangan Silabus
1. Mengkaji Kompetensi
Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD)
Hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam mengkaji KI dan KD sebagai berikut.
- Urutan KI dan KD berdasarkan hierarki
konsep disiplin ilmu dan/atau tingkat kesulitan materi, tidak harus
selalu sesuai dengan urutan yang ada di Standar Isi.
- Keterkaitan antara kompetensi inti
dan kompetensi dasar dalam mata pelajaran.
- Keterkaitan antara kompetensi inti
dan kompetensi dasar antar mata pelajaran.
2. Mengidentifikasi
materi pokok pelajaran
Hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam mengidentifikasi materi pokok untuk pencapaian kompetensi
dasar adalah sebagai berikut.
- Potensi peserta didik.
- Relevansi dengan karakteristik
daerah, tingkat perkembangan fisik, intelektual, emosional, sosial, dan
spritual peserta didik.
- Kebermanfaatan bagi peserta didik.
- Struktur keilmuan.
- Sktualitas, kedalaman, dan keluasan
materi pembelajaran.
- Relevansi dengan kebutuhan peserta
didik dan tuntutan lingkungan.
- Alokasi waktu.
3. Mengembangkan Kegiatan
Hal-hal yang harus
diperhatikan dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran adalah sebagai berikut.
- Kegiatan pembelajaran disusun untuk
memberikan bantuan kepada para pendidik, khususnya guru, agar dapat
melaksanakan proses pembelajaran secara profesional.
- Kegiatan pembelajaran memuat
rangkaian kegiatan yang harus dilakukan oleh peserta didik secara
berurutan untuk mencapai kompetensi dasar.
- Penentuan urutan kegiatan pembelajaran
harus sesuai dengan hierarki konsep materi pembelajaran.
- Rumusan pernyataan dalam kegiatan
pembelajaran minimal mengandung dua unsur penciri yang mencerminkan
pengelolaan pengalaman belajar siswa, yaitu kegiatan siswa dan materi.
4. Merumuskan Indikator
Pencapaian Kompetensi Dasar
Indikator merupakan
penanda pencapaian kompetensi dasar yang ditandai oleh perubahan perilaku yang
dapat diukur yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
Indikator dikembangkan
sesuai dengan karakteristik peserta didik, mata pelajaran, satuan pendidikan,
potensi daerah dan dirumuskan dalam kata kerja operasional yang terukur
dan/atau dapat diobservasi. Indikator digunakan sebagai dasar untuk menyusun
alat penilaian.
5. Menentukan Jenis
Penilaian
Penilaian pencapaian
kompetensi dasar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator yang sudah
ditetapkan.
Penilaian dilakukan
dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan,
pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas,
proyek dan/atau produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri.
Hal-hal yang perlu
diperhatikan dalam penilaian adalah sebagai berikut.
- Penilaian diarahkan untuk mengukur
pencapaian kompetensi.
- Penilaian menggunakan acuan kriteria,
yaitu berdasarkan apa yang bisa dilakukan peserta didik setelah mengikuti
proses pembelajaran, dan bukan untuk menentukan posisi seseorang terhadap
kelompoknya.
- Sistem yang direncanakan adalah
sistem penilaian yang berkelanjutan. Berkelanjutan dalam arti semua
indikator ditagih, kemudian hasilnya dianalisis untuk menentukan
kompetensi dasar yang telah dimiliki dan yang belum, serta untuk
mengetahui kesulitan siswa.
- Hasil penilaian dianalisis untuk
menentukan tindak lanjut. Tindak lanjut berupa perbaikan proses
pembelajaran berikutnya, program remedi bagi peserta didik yang pencapaian
kompetensi di bawah kriteria ketuntasan, dan program pengayaan bagi
peserta didik yang telah memenuhi kriteria ketuntasan.
- Sistem penilaian harus disesuaikan
dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran.
Misalnya, jika pembelajaran menggunakan pendekatan tugas observasi lapangan,
maka evaluasi harus diberikan baik pada proses (keterampilan proses),
contohnya teknik wawancara, maupun produk/hasil melakukan observasi
lapangan yang berupa informasi yang dibutuhkan.
6. Menentukan Alokasi
Waktu
Penentuan alokasi waktu
pada setiap kompetensi dasar didasarkan pada jumlah minggu efektif dan alokasi
waktu mata pelajaran per minggu dengan mempertimbangkan jumlah kompetensi
dasar, keluasan, kedalaman, tingkat kesulitan, dan tingkat kepentingan
kompetensi dasar.
Alokasi waktu yang
dicantumkan dalam silabus merupakan perkiraan waktu rerata untuk menguasai
kompetensi dasar yang dibutuhkan oleh peserta didik yang beragam.
7. Menentukan Sumber
Belajar
Sumber belajar merupakan
rujukan, objek dan/atau bahan yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran, yang
berupa media cetak dan elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik, alam,
sosial, dan budaya.
Penentuan sumber belajar
didasarkan pada standar kompetensi dan kompetensi dasar serta materi
pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi.
Demikian ulasan
mengenai pengertian silabus, fungsi, komponen, dan prinsip
pengembangannya. Semoga dengan adanya penjelasan diatas, dapat
menambah khazanah serta ilmu pengetahuan bagi kita semua.
Jazakumullah Khairan
Katsiran
Referensi:
Silabus 25/06/2021 Oleh Muhammad Reza Furqoni
Pengertian
Silabus, Fungsi, Komponen, dan Prinsip PengembangannyaPosted on 5 Agustus
2019Author.
https://www.amongguru.com/pengertian-silabus-fungsi-komponen-dan-prinsip-pengembangannya/


